Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

DESA BINAAN AKFAR ISFI BANJARMASIN DI DESA TATAH LAYAP KAB. BANJAR

Berita dan Informasi Sabtu, 1 September 2018 pukul 14:14 WITA — Dilihat 40 kali
Bagikan Informasi Ini

Sebagai bentuk wujud pengabdian masyarakat maka AKFAR ISFI BANJARMASIN mempunya DESA BINAAN di DESA TATAH LAYAP KABUPATEN BANJAR.
Rangkaian kegiatan di awali dr penanaman TOGA dan hari ini sabtu, 01 September 2018 telah diadakan kegiatan lanjutan pengabdian masyarakat di desa binaan tersebut terkait cara penggunaan obat yang benar, swamedikasi dan pill box, juga apoteker cilik SDN Tatah layap 3.

Acara diawali dengan sambutan oleh bapak Riza Alfian, M.Sc., Apt mewakili Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin dan Bapak Iswan selaku pembakal desa tatah layap. Semaraknya acara pengabdian masyarakat semakin terasa setelah dipaparkannya persentasi oleh bapak Aditya M.P.P., M.Sc., Apt , Ibu Erna Prihandiwati, M.Farm., Apt dan Ibu Rakhmadhan Niah., M.Farm., Apt.

Antusias masyarakat saat mendengarkan paparan terkait cara penggunaan obat yang baik juga tentang swamedikasi dan pill box terlihat dari sesi tanya jawab yang banyak menceritakan pengalaman-pengalaman pengobatan mereka. Selain itu, di SDN Tatah layak 3 anak-anak juga sangat antusias ingin menjadi apoteker cilik, terlihat dari keaktifan mereka bertanya dan mengikuti pelatihan yang diberikan Ibu Noor Aisyah M.Sc., Apt dan Ibu Noverda Ayuchecaria M.Farm., Apt.

Pengabdian ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan masyarakat sekitar, membantu memperbaiki pola hidup dan pengobatan mereka, sehingga bisa mewujudkan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tatah layap. Adanya apoteker cilik juga diharapkan menambah semangat anak-anak untuk menjadi monivator keluarga dalam hidup sehat dan tentunya menimbulkan rasa semangat untuk terus meningkatkan pendidikan mereka dikemudian hari.

Acara pengmas ini juga melatih mahasiswa sblm lulus utk mengenali dan mengaplikasikn ilmu mereka yg didapatkn di kampus untuk kepentingan masyarakat khususnya meningkatkn derajat kesehatan masyarakat. (RNA-NAYA2018)

 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas