Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

Mengenang Sosok Pejuang Pendidikan Farmasi Kalsel, Drs. H. Fauzi Anwar, Apt (Alm)

Berita dan Informasi Monday, 19 February 2018 pukul 17:06 WITA — Dilihat 425 kali
Bagikan Informasi Ini

gabung

“Kepergianmu membuat kami mengerti bahwa rindu paling menyakitkan adalah merindukan seseorang yang telah tiada. Namun kepergianmu pun mengajarkan bahwa Allah selalu ada untuk mendengarkan segala doa dan harapan.”

Arti kebersamaan mungkin akan sangat berarti justru  saat kebersamaan itu sudah tiada. Mungkin istilah ini tidak tepat 100%. Namun setidaknya bisa mewakili apa yang kami rasakan saat ini. Hari ini tanggal 19 Februari 2018, hari yang mestinya kami rayakan dengan kebersamaan. Hari yang kami isi dengan panjatan doa syukur. Hari ini mestinya adalah hari dimana semua warga dalam lingkungan kampus dan sekolah mengucapkan selamat milad kepada beliau. Hari yang penuh senyum dan bahagia.

Kini, hanya tinggal kenangan bersama beliau. Tiada lagi senyuman itu hari ini, tiada lagi canda dan kebersamaan dengan beliau hari ini. Mestinya hari ini hari milad beliau ke 80. Namun Allah berkehendak lain. Kami mencintai beliau, namun Allah lebih mencintainya. Allah telah memanggil orang tua kami, pengayom kami, pembimbing dan penasehat kami. Tepat di hari Jumat, 26 Januari 2018, pukul 08.15, ruh dan jiwanya telah berpisah. Allah telah memanggilnya pulang, menuju kehidupan yang abadi. Innalillahi wa inna ilaihi roojiuun.

Kini hanya untaian doa, yang bisa kami hantarkan. Hanya doa yang bisa menjembatani kerinduan kami. Hanya doa yang menjadi media komunikasi. Sementara amanah yang tidak ringan beliau titipkan kepada kami. Membangun dan memajukan kampus dan sekolah ini. Untuk mencetak generasi masa depan yang berkarakter, berilmu, beriman, bertaqwa dan menjadi generasi tenaga kefarmasian yang profesional, kompeten.

Tidak dapat dipungkiri bahwa beliau sangat berjasa dalam pengembangan dunia kefarmasian di Kalimantan Selatan. Sejak tahun 1967 selepas lulus dari bangku kuliah di Farmasi UGM beliau telah aktif sebagai tenaga pengajar di SAA ISFI saat itu. Beliau juga tercatat aktif di organisasi ISFI dan tentunya aktif di pemerintahan. Beberapa jabatan penting di Kanwil Depkes hingga Kepala Balai POM pernah beliau duduki. Hingga akhir hayatnya Almarhum aktif di Yayasan Pembangunan ISFI Kalsel. Beliau lah yang mendorong pengembangan SMF (sebelumnya SAA) menjadi SMK hingga kini memiliki kampus Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin. Semangat dan kegigigan almarhum dalam mengembangkan dunia farmasi di Kalimantan Selatan tidak pernah surut.

Beliau adalah sosok yang gigih memperjuangan pendidikan farmasi yang berkualitas. Sosok apoteker paling senior di Kalsel, yang tak kenal lelah memperjuangkan dunia pendidikan farmasi. Hingga dimasa masa terakhir sebelum berpulang beliau senantiasa mendorong direktur Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin untuk mengembangkan kampus menjadi sekolah tinggi. Cita-cita almarhum itu belum terwujud. Tentunya ini menjadi amanah yang tidak ringan bagi generasi penerus beliau dan segenap jajaran civitas akademika Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin. Termasuk keinginan almarhum membuka program studi S1 Farmasi.

Salah satu yang selalu kami kenang dari pesan beliau dalam mengelola pendidikan, yakni : “Kelolalah sekolah dan kampus ini dengan serius, jangan asal-asalan. Kita harus mendidik dan bisa menghasilkan lulusan yang berguna dan siap pakai”.

Ya Allah limpahkanlah ampunanMu kepada orang tua kami H. Fauzi Anwar. Lapangkanlah kuburnya, terimalah segala amal baktinya. Hapuskan dan ampuni segala salah khilafnya ya Robbi. Jadikanlah liang kuburnya sebagai jalan menuju SurgaMu. Jadikan amal kebaikannya selama di dunia sebagai amal jariyah, yang selalu mengalirkan pahala dan kebaikan baginya.

Amin…Amin..Amin Yaaa Robbal Alamiiin.

 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas