Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

Persamaan Presepsi dan Pembekalan Pratek Kerja Lapangan (PKL) di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin

Filed Under: Berita dan Informasi Rabu, 25 Januari 2017 pukul 13:10 WITA — Dilihat 479 kali
Bagikan Informasi Ini

Praktek Kerja Lapangan (PKL) di unit pelayanan kesehatan rumah sakit merupakan bentuk pembelajaran yang dilaksanakan dengan tujuan untuk menemukan “gap” antara teori yang diterima selama kuliah di kampus dengan keadaan yang terjadi sebenarnya dilapangan.  Oleh karena itu dalam pelaksanaannya, angatlah perlu adanya penyamarataan presepsi antara pihak akademisi dan pihak praktisi.

akfar isfi PKL RS ULIN 3

Dengan diperantarai Bagian Diklit RSUD Ulin Banjarmasin, pada Selasa, 17 Januari 2017, pihak akademik dari Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin bertemu dan berdiskusi dengan pihak praktisi RSUD Ulin Banjarmasin. Praktisi yang hadir diantaranya adalah kepala Instalasi Farmasi RSUD Ulin, Ibu Siti Rahmah, S.Si., M.Kes., Apt dan beberapa orang clinical instructure. Pertemuan tersebut membahas mengenai kompetensi apa saja yang diharapkan bisa diberikan dan tercapai saat pelaksanaan PKL nanti.

Selanjutnya, pada hari Selasa, 24 Januari 2017 Bagian Diklit RSUD Ulin kembali mengadakan kegiatan Pembekalan yang kali ini diperuntukan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan PKL. Kegiatan pembekalan di awali dengan pembukaan berupa penyambutan mahasiswa oleh pihak RSUD Ulin. Penyerahan mahasiswa Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin kepada pihak rumah sakit sendiri,  diwakili oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik, Ibu Erna Prihandiwati, S.F., M.Farm., Apt. Sebanyak 28 orang mahasiswa dititipkan untuk melaksanakan PKL selama 1 bulan di RSUD Ulin Banjarmasin.

 

Dalam pembekalan tersebutkan disampaikan pula materi-materi seperti profil Rumah Sakit dan komunikasi efektif antar profesi kesehatan.  Materi mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Rumah Sakit turut disampaikan agar mahasiswa paham mengenai segala aspek yang menyangkut K3 baik bagi dirinya maupun masyarakat rumah sakit yang lain. Pengetahuan tentang Alat Perlindungan Diri juga di berikan beserta segala aspek tentang keselamatan pasien. Acara tersebut ditutup dengan mini kuis untuk peserta, guna melihat sejauh apa pendalaman materi yang telah didapatkan.

(Nvrd, 2017)

 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas