Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

Ternyata Definisi Dapat Mengancam Mahasiswa Lanjutkan Penelitian

Filed Under: Kegiatan Mahasiswa Sabtu, 29 April 2017 pukul 07:32 WITA — Dilihat 307 kali
Bagikan Informasi Ini

semprop KTI akfar isfi bjm

AKFAR ISFI NEWS – Kamis, 27 April 2017. Suasana ramai terlihat di Auditorium AKFAR ISFI Banjarmasin mulai pukul 9 pagi. Tampak beberapa mahasiswa berbaju putih orage lalu lalang memasuki areal Auditorium AKFAR ISFI Banjarmasin yang merupakan gedung pertemuan di Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.

Hari itu akan diadakan Seminar Proposal Karya Tulis Ilmiah, Seminar Proposal adalah  langkah awal untuk dapat melaksanakan penelitian akhir. Seminar proposal merupakan salah satu agenda akademik yang rutin dilaksanakan menjelang semester akhir untuk mahasiswa semester VI.  Kegiatan ini merupakan lanjutan dari agenda bulan Januari lalu yang mana telah dilaksanakan Seminar Proposal Karya Tulis Ilmiah untuk mahasiswa non reguler semester akhir . Bulan ini sekitar 120 mahasiswa reguler yang turut ikut serta menyusul untuk dapat  melaksanakan penelitian.

Acara dimulai dengan pembukaan. Di hadiri juga oleh dua orang dosen penguji, Ibu Anna Khumaira sari, M.Farm, Apt dan Ibu Saftia Aryzki, M.Farm, Apt. Ibu Siska Musiam, M.Si selaku moderator sekaligus membuka acara seminar. Setelah acara dibuka kemudian dilanjutkan dengan pemaparan proposal, dan seminar ini merupakan serangkaian kegiatan untuk mengoreksi, mengevaluasi, menguji sekaligus menyempurnakan rencana penelitian yang akan dilaksanakan mahasiswa dalam memenuhi persyaratan untuk dapat memperoleh predikat lulusan Diploma-III. Serta untuk menghasilkan kesimpulan penelitian yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat dan terutama untuk kepentingan ilmu pengetahuan juga salah satu tujuan kegiatan ini.

Qaramah, adalah salah satu presentator dalm seminar KTI yang berlangsung di auditorium AKFAR ISFI. Mahasiswi 20 tahun ini mengajukan proposal penelitian yang berjudul  “Analisis Kuantitatif Kandungan Flavonoid Pada Daun Sukun”.

Dosen Penguji KTI AKFAR ISFIDosen Pemebimbing Bersama Dosen Penguji Seminar Proposal KTI yang Berlangsung Di Auditorium Akfar ISFI Banjarmasin, 27/4

Setelah penyampaian materi, moderator seminar membuka tanya jawab untuk peserta seminar yang dengan antusias bertanya dan Penguji memberikan ulasan terkaitan dengan proposal yang diajukan pada hari itu penguji memberikan beberapa pertanyaan mengenai definisi dan prinsip prinsip pengerjaan, namun mahasiswi cantik ini nampak keawalahan untuk menjawabnya. Setelah medapatkan ulasan dan koreksi yang membangun, akhirnya seminar pun ditutup dengan pembacaan berita acara, Ibu Siska Musiam , M.Si membacakan hasil berita acara seminar Proposal KTI untuk mahasiswa atas nama Qaramah dengan mendapatkan hasil berpredikat B dengan syarat memperbaiki dan lebih menguasai lagi akan materi penelitian yang akan dilaksanakan serta memperkaya proposal dengan referensi.

Dengan format kegiatan yang sama, Kamis (20/4) lalu juga dilaksanakan semprop KTI, namun kali ini berlangsung di ruang V. Di hadiri oleh ibu Noverdaayu, M.Farm, Apt  dan Ibu Dwi Rizki Febriati M.Farm, Apt selaku penguji. Acara kali ini dipandu oleh Ibu Novia Ariani, M.Farm.,Apt.  Mahasiswa berkacamata dengan gaya rambut ala superman, alias mahasiswa yang kerap disapa iki ini menjadi presentator di acara tersebut, dengan mengusung tema penelitian “ Analisis Daya Antijamur Dari Kulit Pisang Kepok “. Mahasasiswa yang digadang-gadang sebagai ikonnya AKFAR ini membeberkan alasan ia mengangkat tema tersebut, karena sebagian besar masyarakat langsung memponis kulit pisang sebagai sampah tak berguna, dan tidak memanfaatkan kulit pisang kepok sama sekali, ujarnya.

Setelah Proposal selesai dipaparkan beberapa audiance diberi kesempatan untuk bertanya.  Mahasiswa ini dapat dengan lancar menjawabnya. Namun saat penguji menanyakan seputar maksud definisi mahasiswa inipun juga memerlukan durasi yang sedikit panjang untuk menjawabnya. Setelah diberikan ulasan serta koreksi dari penguji, moderator membacakan berita acara yang menyatakan bahwa Saudari dengan nama Muhammad Rizki Pramana dapat melanjutkan penelitian dengan syarat memperbaiki kesalahan dan meningkatkan pengusaaan akan materi penelitian. (ais)

 

 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas