Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

Ternyata SEHATI Kembali Lagi dengan Tema ” Penanganan Demam pada Anak “

Kegiatan Dosen Wednesday, 5 December 2018 pukul 10:56 WITA — Dilihat 25 kali
Bagikan Informasi Ini

IMG_20181205_093218_597-1

AKFAR ISFI NEWS – Program reguler kerjasama antara Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin adalah siaran radio SEHATI (Sehat bersama Iradio). Pada kesempatan kali ini, Rabu tanggal 5 Desember 2018, Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin diwakilkan oleh dua orang dosen yaitu Anna Khumaira Sari,M.Farm.,Apt dan Dwi Rizki Febrianti,M.Farm.,Apt. Tema yang diangkat adalah tentang penanganan demam pada anak.

Pada siaran radio kali ini, disampaikan tentang kondisi yang dikatakan sebagai demam, ciri ciri demam pada anak dan penyebabnya dan yang paling penting adalah informasi mengenai tentang cara penanganan demam pada anak.

Untuk menambah pengetahuan masyarakat, turut disampaikan pula informasi tambahan tentang bagaimana cara penggunaan obat-obatan yang benar bila terjadi demam pada anak. Harapannya  masyarakat akan terhindar dari kesalahan pemeberian obat yang tidak diinginkan dan terhindar dari pemborosan akibat mengkonsumsi obat yang tidak diperlukan.

Siaran radio pada kesempatan kali ini juga memberikan informasi tentang pada kondisi demam yang bagaimana yang dikatakan darurat. Dengan demikian, masyarakat menjadi lebih berhati-hati dengan kondisi yang dialami anak mereka.

Melalui program tersebut, masyarakat juga dapat berinteraksi dengan memberikan pertanyaan langsung melalui media sosial. Sebagai keberlanjutan pengabdian kepada masyarakat, bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai dunia kefarmasian, dapat langsung mendatangi Akademi Farmasi ISFI banjarmasin maupun menghubungi kontak Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin.

Nah….. buat kalian yang ketinggalan siaran kemarin…. berikut ini kita berikan beberapa kutipan dialog interaktif antara narasumber kita dengan audience selama siaran berlangsung … semoga bermanfaat….. !

Apa itu demam/panas pada bayi atau anak dan cirinya?

Demam adalah respon yang diberikan tubuh saat terdapat infeksi dalam tubuh. “Demam adalah alarm adanya zat asing dalam tubuh”,

seseorang dikatakan demam bila suhu pengukuran pada rektal (dubur) mencapai >38 derajat Celcius atau >37,5 derajat Celcius pada aksila (ketiak) atau >38,2 derajat Celcius pada membran timpani (telinga). Sebaik nya mencek menggunakan termometer yang baik/presisi.

apa penyebab demam ?

demam bisa disebabkan karena infeksi bakteri/virus. Demam merupakan cara tubuh meningkatkan sel darah putih yang bertujuan membunuh sumber infeksi, bisa berupa bakteri ataupun virus. Orang tua bisa menelaah apa yang terjadi pada anak, apa yg di pegang dan apa yang dimakan/minum.

Demam juga disebabkan karena tubuh kekurangan cairan (dehidrasi), baju/selimut anak terlalu ketat/rapat. Atau setelah imunisasi.

apa langkah awal apabila bayi/anak terpapar demam ?

jangan buru-buru menjawab dibawa ke dokter atau kasih obat penurun panas! Kenyataanya, tidak semua demam harus segera diberikan obat. Orangtua harus observasi dulu sejauh mana dampak demam yang dialami si anak. Perhatikan hal-hal berikut ini,

  • Apakah anak masih mau bermain dan beraktivitas?
  • Apakah anak masih mau minum?
  • Apakah anak masih sadar/bisa dibangunkan?
  • Apakah warna kulit anak normal (merah muda)?
  • Jika dilihat secara keseluruhan, Apakah anak masih baik-baik saja?

Jika semua poin di atas masih tampak baik atau bagus, orangtua tidak perlu khawatir. Biarkan saja si anak hingga demamnya turun sendiri. Langkah awal yg dilakukan adalah

apabila memerlukan obat, obat apa yang disarankan ?

  • Mengonsumsi obat penurun panas, dapat berupa parasetamol atau ibuprofen yang dijual bebas.
  • Perbanyak minum air putih, teh, atau kuah sup untuk memastikan kebutuhan cairan Anda tercukupi. Tanda pasti bahwa Anda telah mengonsumsi air yang cukup adalah air seni berwarna jernih dan Anda buang air kecil minimal empat jam sekali.
  • Mandi dengan air hangat juga dapat membantu menurunkan demam dan menciptakan rasa nyaman.
  • Hindari menggunakan pakaian yang terlalu tebal karena jenis pakaian tersebut dapat mengakibatkan panas tertahan dalam tubuh, sehingga suhu tubuh malah bisa makin meningkat. Sebaiknya pakai pakaian yang tidak terlalu tebal dengan bahan yang nyaman seperti katun.
  • bagaimana cara pemberian obat panas secara mandiri ?

Aturan Penggunaan Obat Penurun Demam

National Institute for Health and Cliniccal Excellence (NICE) merekomendasikan, antipiretik (obat penurun demam) boleh diberikan BILA anak demam disertai dengan sikap gelisah, rewel, tidak bisa tidur, tidak mau makan juga minum. Antipiretik tidak diberikan rutin pada semua kasus demam, apalagi hanya dengan alasan menurunkan demam pada anak yang tampilannya tidak berat. “Antipiretik tidak menyembuhkan, tetapi membuat anak lebih nyaman”, kata dokter yang berniat mengambil spesialis anak. Hanya ada dua antipiretik yang direkomendasikan untuk anak, parasetamol dan ibuprofen

bagaimana dosis obat tsb ?

penggunaan dosis obat pada anak menggunakan berat badan agar lebih presisi dan tepat

dosis ibuprofen untuk demam adalah 5-10mg/kg BB anak peroral tiap 6-8 jam maksimal 40mg/hari.

Dosis parcetamol untuk demam

  • pada bayi 10-15 mg/kgBB bayi per oral tiap 4-6 jam maksimal 60mg/hari.
  • pada anak 6-12 tahun 325-650 mg tiap 4-6 jam. Maksimal 1,625 gram/hari
  • pada anak lebih dari 12 tahun 325-650 mg tiap 4-6 jam. Maksimal 3,250 gram/hari

pengunaan pada bayi bisa menggunakan pipet tetes khusus obat.sendok obat pada anak

pada sirup drop paracetamol adalah 0,1 mg/kg BB bayi tiap 4-6 jam.

apa ciri anak harus dibawa ke dokter atau diwaspadai ?

Orangtua perlu membawa anak ke dokter jika:

  • bayi <3 bulan dengan suhu >37,9 derajat Celcius,
  • bayi 3-6 bulan denagn suhu >38,3 derajat Celcius,
  • anak >6 bulan dengan subu >39,4 derajat Celcius,
  • demam menetap >72 jam tanpa gejala lain,

anak tidak mau makan/minum, dehidrasi, rewell, menangis kuat terus menerus, kejang, sulit dibangunkan/cenderung mengantuk, sesak nafas, muntah-diare, sakit kepala berat.

Perhatikan juga bila suhu tubuh anak sudah mencapai lebih dari 41,1 derajat Celcius (hiperpireksia). Orangtua harus segera membawa anak ke dokter. Hiperpireksia bisa merubah metabolisme, fisiologi, dan kerusakan saraf pusat anak. Anak kerap tampak gelisah, nyeri kepala, pusing, kejang, hingga tak sadarkan diri.

apa kesalahan yang sering dilakukan pada pemberian obat demam pada bayi anak ?

tidak melihat BB anak dan kondisi anak, obat yang diberikan pada anak tergantung dari BB anak karna akan mempengaruhi metabolisme obat pada tubuh si pasien. Tidak semua anak dan bayi memerlukan dosis yang sama, misal sperti anak tetangga yg hanya 0,5 ml atau beberapa tetes. Kemudian lihat kondisi anak, apabila hanya hangat atau kisaran 37,5-38 an maka minimalkan pemberian obat. Usahakan dulu treatment tanpa obat. Usahakan anak menerima bahan kimia seminimal mungkin

  1. perlukah pemberian antibiotik ?

Tergantung penyebabnya. Antibiotik hanya diberikan untuk mengobati infeksi bakteri. Jika penyebab demam adalah infeksi virus, belum butuh antibiotik. Pemberian antibiotik pada kasus demam akibat infeksi virus berisiko membunuh bakteri-bakteri baik yang ada di dalam tubuh.

bagaimana tata cara kompres demam yang baik dan benar ?

  • Banyak orang yang salah kaprah, saat demam mengompres dengan air dingin. Padahal yang benar adalah kompres dengan air hangat.
  • Kompres dengan air hangat dapat membuka pori-pori, sehingga panas pada tubuh bisa keluar melalui pori-pori tersebut.
  • Kompres dapat dilakukan selama sekitar 15 menit. Kompres juga tidak efektif jika diletakkan pada kening maupun kepala anak. Kompres yang benar, yaitu diletakkan pada daerah lipatan seperti ketiak dan daerah paha.
  • Kepala kurang efektif karena terhalang tulang tengkorak. Jadi yang efektif di lipatan-lipatan pembuluh darah besar. Di situ pembuluh darah lewat terjadi penguapan. Tujuannya, agar panas keluar lewat pori-pori tubuh
  • Hal terpenting saat anak demam adalah tetap memberinya makanan dan minuman sesering mungkin agar ia tetap terpenuhi asupan kalorinya serta tidak terjadi dehidrasi.

adakah pengobatan/pengatasan dengan bahan alam/ herbal ?

  • Bawang merah (Allium cepa) Bawang merah sering digunakan sebagai bumbu dapur. Memiliki kandungan minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin. Caranya: Kupas 5 butir bawang merah. Parut kasar dan tambahkan dengan minyak kelapa secukupnya, lalu balurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh.
  • Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis) Selain daun kembang sepatu, Anda juga dapat memanfaatkan daun kapuk atau daun sirih. Kembang sepatu mengandung flavonoida, saponin dan polifenol. Daun kapuk mengandung flavonoida, saponin dan tanin. Daun sirih mengandung flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri. Caranya: Cuci bersih daunnya, keringkan dengan lap bersih, panaskan sebentar di atas api agar lemas. Remas-remas sehingga lemas, olesi dengan minyak kelapa, kompreskan pada perut dan kepala.
  • Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain kalium. Pada saat panas, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Nah, untuk menggantikan keringat yang keluar, perbanyaklah minum air kelapa.
 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas