Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

Direktur Ungkap Berantas Sepuluh Penyakit Mahasiswa Pada Pelantikan BEM Periode 2019/2020

Berita dan Informasi Wednesday, 3 April 2019 pukul 10:08 WITA — Dilihat 119 kali
Bagikan Informasi Ini

AKFAR ISFI NEWS –  Pengurus baru Badan Eksekutif Mahasiswa Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin periode 2019/2020 resmi dilantik.

Pelantikan dilaksanakan di Ruang Aula AKFAR ISFI Banjarmasin, Selasa (02/03/19).

Berlangsungnya prosesi pelantikan pengurus baru BEM AKFAR ISFI Banjarmasin periode 2019/2020 dihadiri oleh 40 Anggota pengurus baru dan 16 Anggota Pengurus lama, serta Seluruh civitas akademika dan karyawan AKFAR ISFI Banjarmasin.

Pengurus baru ini secara langsung dilantik oleh Direktur AKFAR ISFI Banjarmasin, Bapak Yugo Susanto, S.Si., M.Pd., M.Farm., Apt.

Pembacaan Alqur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya menjadi pembuka acara pelantikan tersebut yang disusul dengan serah terima jabatan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa dan pengambilan sumpah yang dipandu oleh Direktur AKFAR ISFI Banjarmasin.

Sebagai Ketua BEM AKFAR ISFI yang baru, Muhammad Refki Abrari  dalam sambutannya membuka dengan visi darinya yaitu “Reformasi Politik BEM AKFAR ISFI Banjarmasin menuju generasi 4.0”.

“BEM AKFAR ISFI harus menjadi tools (alat) daripada mahasiswa AKFAR ISFIl itu sendiri,” tegasnya. “ dan menjadi kolam belajar yang memilki arus, suhu dan kedalaman yang terukur untukmempersiakan diri di masa yang akan datang “

Lebih lanjut, dikatannya bahwa segala macam program-program yang akan dijalankan setahun kedepan harus berasal dari mahasiswa dan untuk mahasiswa, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada kepentingan-kepentingan yang bersifat opportunis yang masuk dan mengintervensi kerja-kerja BEM.

“BEM harus membuka ruang gerak demokrasi dengan BKM yang lain serta mahasiswa pada umumnya untuk Untuk bisa mengumpulkan aspirasi mahasiswa, setelahnya aspirasi mahasiswa dan menyatukan aspirasi beserta persepsi mahasiswa. terangnya.

“Inilah gotong royong yang menjadi semangat kami. Dimana BEM bisa berkolaborasi dengan semua instrumen yang ada di AKFAR ISFI Banjarmasin yang merupakan mikroskop dan barometer Sumber Daya Manusia di Kalimantans Selatan untuk kader-kader  bangsa yang yang lebih baik dikemudian hari,” tutupnya.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan direktur  AKFAR ISFI Banjarmasin, pertama-tama beliau  sangat mengapresiasi seluruh pengurus BEM yang lama, “ …Karena Tanpa jerih kalian para pngurus lama tidak akan terbentuk kader-kader pengurus baru ini, oleh karena itu saya sangat mengapresiasi hasil kerja kalian’ Jelasnya.

Dalam sambutan tersbeut beliau juga mengungkapkan 10 penyakit mahasiswa terbanyak yang harus dihindari selama berorganisasi “ TBC , Kurap, Kudis, HIP, Gatal, kutil, . Serta untuk dapat bersaing dalam era 4.0 ini kita perlu kuasai 4C. “ Communication, Critics, Creative, and Coorperation “

“Semoga kepengurusan periode ini agar lebih baik lagi serta dapat mewadahi Mahasiswa AKFAR ISFI dalam berorganisasi,” tutup beliau.

(aisyah)

 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas