Telepon Kami:+62 (511) 3301610
 

INTERNATIONAL & NATIONAL JOIN SEMINAR : Smart City Governance Based on Digital Service

Kegiatan Dosen Tuesday, 8 October 2019 pukul 15:30 WITA — Dilihat 30 kali
Bagikan Informasi Ini

AKFAR ISFI NEWS – Walikota Banjarmasin pada sambutan dalam pembukaan Seminar Internasional dan Seminar Nasional menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan pengalaman pertama kerjasama antara pemko Banjarmasin dengan Universitas Brawijaya dan Universitas Lambung Mangkurat dalam rangka mewujudkan Banjarmasin sebagai salah satu Smart City terkemuka di Indonesia. Seminar yang digagas bersama antara Pemko Banjarmasin, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dan Universitas Lambung Mangkurat ini berlangung selama sehari pada 8 Oktober 2019. Mengambil tempat di General Building ULM.

Kegiatan seminar dibuka oleh Guberbur Kalsel yang diwakili oleh Asisten 1. Sementara itu turut memberikan sambutan Perwakilan dari Univ Brawijaya, Dekan dan Wakil Rektor, Wali Kota Banjarmasin, dan Wakil Rektor IV mewakili Rektor ULM.

“Smart city merupakan kota pintar, kota cerdas dimana pemanfaatan TIK digunakan untuk mengendalikan sumber daya yang ada dengan lebih efektif dan efisien untuk memaksimalkan pelayanan kepada warganya. Konsep kota cerdas ini membantu masyarakat kota mengelola sumber daya yang ada dengan efisien dan memberikan informasi yang tepat guna kepada masyarakat atau lembaga dalam melakukan aktivitas secara realtime”, demikian Ibnu Sina wali kota Banjarmasin menegaskan perihal konsep smart city.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin kehadirannya diwakili oleh Ketua Senat, Yugo Susanto. Sebagai kampus yang bervisi teknologi informasi dan komunikasi sesuai tuntutan era revolusi 4.0 tentunya kampus ISFI berkepentingan untuk bisa bersinergi dan ikut berkontribusi dalam skema kota cerdas ini. Apalagi Akfar ISFI bertekad menjadi salah satu Smart Campus, yang menghasilkan alumni yang cerdas (smart people) dengan didukung oleh smart technology.

Selain nara sumber dari Universitas Brawijaya, semina ini juga dihadiri para pakar, guru besar tentang smart city dan administrasi publik yang berasal dari Malaysia, dan Thailand.

Satu hal yang dapat dipetik dari kegiatan ini sebagai mana disampaikan oleh beberapa pembicara dalam sambutannya adalah bahwa kini bukan saatnya lagi berkompetisi, kini saatnya adalah kolaborasi. Kompetisi saling mengalahkan bukan zamannya lagi. Kini kita harus saling menguatkan dengan kolaborasi, saling mendorong dan kerjasama dengan berbagai kekuatan yang dimiliki. Kolaborasi akan mendorong kemajuan dari berbagai fihak dan saling menutupi kekurangan dengan menonjolkan kekuatan yang dimiliki bersama. (Yugs2019)

TO BE SMART CAMPUS TO CREATE SMART PEOPLE SUPPORTING BY SMART TECHNOLOGY

 
 
 
 
Silakan komentari atau diskusikan informasi di atas